Tag: Motor Klasik

Bimota V-Due 500: Dua-Tak Langka dari Italia

1998 BIMOTA V-DUE 500 - 0 MILES for sale by auction in Tilford, Surrey,  United Kingdom

Menyimak Keunikan Bimota V-Due 500

Motor sport dua-tak memang semakin langka di pasar modern yang kini didominasi mesin empat-tak. Namun, Bimota V-Due 500 adalah pengecualian yang hadir dengan karakteristik khas Italia. Bimota mercedes-saigon.com , pabrikan motor yang sudah terkenal akan desain inovatif dan kualitasnya, menciptakan V-Due sebagai simbol ambisi mereka di dunia balap. Motor ini menjadi contoh sempurna dari bagaimana teknologi canggih dipadu dengan desain elegan yang sangat berbeda dari motor-motor lain pada masanya.


Sejarah Singkat Bimota V-Due 500

Bimota V-Due pertama kali diluncurkan pada akhir 1990-an, tepatnya sekitar tahun 1997. Motor ini muncul sebagai jawaban atas kebutuhan pasar untuk motor sport yang lebih cepat, lebih ringan, dan tentunya memiliki daya tarik visual yang luar biasa. Keunikan utama dari V-Due adalah penggunaan mesin dua-tak, yang saat itu sudah mulai ditinggalkan oleh sebagian besar produsen motor besar dunia.

Motor ini didesain dengan tujuan untuk memberikan sensasi berkendara yang lebih murni dan agresif, serta mengoptimalkan performa di lintasan balap. Bimota pun menggandeng berbagai pihak untuk memastikan bahwa V-Due tidak hanya menarik dari segi desain, tetapi juga memiliki keandalan teknis yang memadai.


Desain dan Fitur Unik Bimota V-Due 500

Bimota V-Due memiliki desain yang sangat berbeda dibandingkan motor sport kebanyakan. Dengan frame yang terbuat dari alumunium ringan, motor ini memberikan kestabilan yang sangat baik di jalanan. Garis-garis tajam pada bodi membuat V-Due tampak agresif dan futuristik. Meskipun banyak orang lebih mengenal Bimota sebagai pabrikan yang lebih fokus pada motor sport, V-Due menonjolkan karakter unik yang sulit untuk dilupakan.

Salah satu fitur yang sangat menarik adalah mesin dua-tak 500cc-nya. Mesin ini dikembangkan dengan teknologi yang sangat canggih pada masa itu, menghasilkan tenaga yang sangat besar untuk ukuran motor 500cc. Selain itu, sistem injeksi bahan bakar elektronik yang digunakan pada V-Due menjadikannya lebih efisien dan ramah lingkungan, meskipun tetap mempertahankan karakteristik khas mesin dua-tak.


Teknologi Mesin Dua-Tak pada Bimota V-Due 500

Pada masa kejayaannya, mesin dua-tak dikenal karena kemampuannya menghasilkan tenaga besar dengan bobot yang ringan. Namun, mesin dua-tak juga memiliki kelemahan pada konsumsi bahan bakar yang boros dan tingkat emisi yang lebih tinggi. Untuk mengatasi masalah ini, Bimota V-Due dilengkapi dengan sistem injeksi bahan bakar yang inovatif, yang memungkinkan motor ini mendapatkan keseimbangan antara performa dan efisiensi bahan bakar.

Mesin V-Due menghasilkan tenaga sekitar 98 tenaga kuda, yang sangat besar untuk ukuran motor 500cc. Meskipun demikian, handling dan performa motor ini sangat responsif, membuatnya sangat cocok untuk penggunaan di sirkuit maupun jalan raya.


Kendala dan Kontroversi yang Mengiringi Bimota V-Due

Meskipun Bimota V-Due menawarkan berbagai inovasi, motor ini juga menghadapi beberapa masalah teknis yang menjadi kontroversi di kalangan penggemar. Salah satu masalah utama adalah ketidakstabilan dalam sistem injeksi bahan bakarnya yang membuat mesin kadang tidak berjalan dengan mulus. Bimota pun mengalami kesulitan dalam memproduksi unit V-Due dalam jumlah yang banyak, sehingga motor ini menjadi sangat langka dan sulit ditemukan.

Selain itu, harga yang sangat tinggi membuat Bimota V-Due menjadi lebih sebagai motor koleksi dibandingkan kendaraan harian. Hanya sedikit penggemar motor yang mampu membeli dan merawat motor dengan tingkat kesulitan teknis yang tinggi ini.


Bimota V-Due 500: Motor Langka yang Masih Diminati

Seiring berjalannya waktu, Bimota V-Due 500 kini menjadi motor langka yang sangat dicari oleh kolektor dan penggemar motor sport. Harganya yang tinggi di pasar motor bekas mencerminkan betapa legendarisnya model ini. Meskipun produksi V-Due sudah dihentikan, motor ini tetap memiliki tempat khusus di hati para penggemar motor klasik dan juga mereka yang menghargai nilai sejarah di dunia otomotif.


Kesimpulan: Pesona Bimota V-Due 500 yang Abadi

Bimota V-Due 500 adalah contoh sempurna dari inovasi dan keberanian sebuah pabrikan motor untuk mengembangkan sesuatu yang berbeda dari arus utama. Meskipun memiliki beberapa masalah teknis, motor ini tetap dihargai karena desainnya yang unik dan performanya yang luar biasa. Jika Anda seorang kolektor atau penggemar motor legendaris, Bimota V-Due 500 adalah salah satu motor yang layak untuk dimiliki, meskipun hanya untuk dikenang sebagai bagian dari sejarah dunia otomotif.

BMW K1: Touring Futuristik yang Kini Jadi Koleksi Langka

Category:BMW K1 - Wikimedia Commons

1. Awal Mula Si Motor “Aneh” dari BMW

Kalau kita ngomongin soal motor BMW, biasanya langsung kepikiran motor touring gagah macam R1250GS mercedes-saigon.com atau seri klasik R NineT. Tapi di akhir tahun 1980-an, BMW sempat bikin motor yang bisa dibilang “nyeleneh” banget — namanya BMW K1.
Motor ini pertama kali dikenalkan ke publik tahun 1988, dan waktu itu langsung bikin heboh karena desainnya yang super futuristik untuk zamannya. Bayangin aja, bodinya serba tertutup, penuh fairing aerodinamis, dan warnanya ngejreng banget, campuran merah dan kuning khas “K1 Style”. Banyak orang bilang bentuknya kayak motor dari masa depan.

BMW waktu itu pengin nunjukin kalau mereka bisa bikin motor touring yang nggak cuma nyaman buat jarak jauh, tapi juga punya teknologi canggih dan performa tinggi. Makanya K1 jadi semacam “motor konsep” yang bisa dibeli publik — walau ternyata pasarnya nggak sebesar harapan BMW.


2. Desain Futuristik yang Bikin Kepala Noleh

Salah satu hal paling unik dari BMW K1 adalah desain bodinya yang tertutup rapat. Hampir semua bagian mesin dan rangka disembunyikan di balik fairing plastik yang besar. Tujuannya buat ningkatin aerodinamika, supaya bisa melaju stabil di kecepatan tinggi.
Desain ini juga jadi alasan kenapa banyak orang waktu itu nyebut K1 “aneh” atau “nggak BMW banget.” Tapi justru karena keberaniannya itu, sekarang tampilan K1 dianggap ikonik dan visioner.

Speedometer-nya juga digital — sesuatu yang jarang banget di era 80-an. Motor ini benar-benar nunjukin semangat futuristik BMW waktu itu.


3. Performa dan Teknologi Canggih di Masanya

BMW K1 dibekali mesin 987 cc, 4 silinder segaris, dengan tenaga sekitar 100 hp. Angka itu termasuk besar di masanya, apalagi buat motor touring. Kecepatannya bisa tembus 240 km/jam, sesuatu yang luar biasa di tahun 1988.
Selain itu, K1 juga pakai sistem suspensi Paralever dan ABS (Anti-lock Braking System) — teknologi yang waktu itu masih langka banget.
Jadi walaupun tampilannya unik, performa dan teknologinya benar-benar serius. BMW nggak main-main bikin K1 ini.


4. Nasib di Pasaran: Nggak Laku Tapi Jadi Legenda

Sayangnya, waktu diluncurkan, BMW K1 malah kurang diterima pasar. Banyak yang ngeluh kalau bodinya terlalu berat dan panas karena fairing-nya nutup mesin rapat banget. Harganya juga mahal, dan nggak semua orang suka tampilannya yang “berani banget”.

Tapi seiring waktu, K1 justru mulai dihargai sebagai motor bersejarah. Sekarang, banyak kolektor rela bayar mahal buat dapetin unit K1 dalam kondisi mulus. Motor yang dulu dianggap aneh, sekarang jadi koleksi langka yang nilainya terus naik.

Bahkan, komunitas motor klasik dunia menyebut K1 sebagai salah satu karya paling berani dalam sejarah BMW Motorrad. Nggak banyak motor touring yang punya desain seikonik dan seberani ini.


5. BMW K1 di Mata Kolektor Modern

Di era sekarang, BMW K1 dianggap permata bagi pecinta motor klasik Eropa. Karena produksinya terbatas (cuma sekitar 6.900 unit di seluruh dunia), jumlah yang masih utuh makin sedikit.
Motor ini bukan cuma soal tampilan, tapi juga cerita dan sejarah di baliknya. Banyak kolektor bilang kalau K1 adalah simbol masa ketika BMW berani keluar dari zona nyaman.
Harga bekasnya sekarang bisa tembus ratusan juta rupiah, tergantung kondisi dan orisinalitasnya. Apalagi kalau masih punya warna khas “K1 Red-Yellow” lengkap dengan decal asli, nilainya bisa melonjak tinggi.


6. Kenapa Masih Relevan Buat Pecinta Motor

Meski sudah lebih dari 30 tahun berlalu, BMW K1 tetap punya tempat di hati para penggemar motor. Desainnya masih terlihat modern, dan teknologinya — seperti ABS dan aerodinamika — justru jadi standar di motor masa kini.
K1 bisa dibilang motor yang terlalu maju untuk zamannya. Dan justru itu yang bikin dia sekarang jadi legenda.


Kesimpulan: Dari Eksperimen Gagal Jadi Barang Koleksi

BMW K1 memang bukan motor yang sukses secara penjualan, tapi sejarah membuktikan kalau motor ini adalah karya luar biasa yang menandai keberanian BMW dalam bereksperimen.
Sekarang, BMW K1 berdiri sebagai simbol inovasi, keberanian, dan semangat futuristik yang melampaui zamannya. Kalau kamu penggemar motor klasik, K1 bukan cuma sekadar kendaraan — tapi bagian dari sejarah otomotif yang patut dijaga.

Honda CBX1000: Enam Silinder Klasik yang Kini Dicari Kolektor

Wajah Baru Honda CBX 1000 Dari Prancis, Cafe Racer Ciptaan Dimitri -  blackxperience.com

1. Motor Enam Silinder yang Nggak Biasa

Kalau ngomongin motor legendaris, nama Honda CBX1000 mercedes saigon pasti muncul di daftar teratas. Motor ini nggak cuma keren, tapi juga punya konfigurasi mesin yang langka banget — enam silinder segaris! Bayangin aja, di tahun 1978 waktu pertama kali keluar, CBX udah ngasih performa yang gila untuk ukuran motor jalan raya. Tenaganya bisa nyentuh 105 hp di 9.000 rpm, angka yang bikin banyak motor sport modern pun ngelirik.

Buat pecinta motor, suara raungan mesin enam silinder CBX ini punya karakter khas. Mirip suara mobil balap F1 zaman dulu — tinggi, nyaring, dan bikin merinding.


2. Desain Klasik yang Gagah tapi Elegan

Kalau dilihat sekilas, desain CBX1000 ini perpaduan antara gagah dan elegan. Tangkinya besar, knalpotnya ada enam (tiga di kanan dan tiga di kiri), dan bentuknya benar-benar mencerminkan gaya motor akhir 70-an. Tapi walaupun klasik, detail finishing-nya rapi banget.
Honda waktu itu bener-bener pengen nunjukin kemampuan teknik mereka lewat CBX, dan hasilnya memang luar biasa.

Selain tampilannya yang menawan, posisi berkendara CBX juga nyaman. Meskipun bobotnya hampir 250 kg, motor ini tetap enak diajak cruising jarak jauh. Kombinasi antara mesin besar dan ergonomi santai bikin motor ini cocok buat penikmat touring.


3. Teknologi Canggih di Masanya

Di era 70-an, belum banyak motor yang punya teknologi canggih. Tapi CBX1000 bisa dibilang satu langkah lebih maju. Mesin DOHC enam silindernya diadaptasi dari motor balap Honda RC. Suspensinya juga pakai teknologi terbaik pada zamannya, dan sistem pengeremannya udah mengandalkan cakram depan ganda.

Banyak orang bilang, Honda waktu itu sengaja bikin CBX bukan cuma buat dijual, tapi buat nunjukin ke dunia kalau mereka bisa bikin motor paling hebat di kelasnya. Dan benar aja, CBX langsung jadi ikon dan banyak dijadikan bahan koleksi sampai sekarang.


4. Nilai Kolektor yang Terus Naik

Beberapa tahun terakhir, harga Honda CBX1000 di pasar motor klasik terus meroket. Motor yang dulu mungkin cuma dihargai belasan juta, sekarang bisa tembus ratusan juta bahkan lebih dari satu miliar rupiah, tergantung kondisi dan kelengkapan orisinalnya.

Kolektor dari seluruh dunia berlomba-lomba cari unit dengan kondisi full original — termasuk knalpot, cat, dan detail kecil seperti emblem serta spion. Bahkan, beberapa lelang internasional mencatat harga CBX1000 yang melampaui motor sport modern.

Jadi, bisa dibilang sekarang CBX bukan cuma motor, tapi juga investasi berkelas. Selain punya nilai sejarah, juga nilai emosional buat penggemar otomotif.


5. Perawatan yang Butuh Ketelatenan

Meski keren, punya CBX1000 itu nggak semudah punya motor biasa. Karena mesinnya kompleks dan komponennya langka, perawatan motor ini perlu ketelatenan dan biaya yang nggak sedikit. Cari mekanik yang ngerti mesin enam silinder juga jadi tantangan tersendiri.

Tapi, buat para kolektor sejati, itu justru bagian dari kesenangan. Ngerawat motor klasik kayak CBX rasanya seperti ngerawat karya seni. Setiap komponen punya cerita dan karakter sendiri.


6. Kenapa CBX1000 Tetap Istimewa

Yang bikin Honda CBX1000 tetap istimewa bukan cuma performa atau tampilannya, tapi aura klasik dan sejarah di baliknya. Motor ini jadi simbol masa keemasan Honda — ketika mereka berani bereksperimen tanpa batas demi inovasi.

Sampai sekarang, nggak banyak motor yang bisa menandingi pesona CBX. Walau udah berumur lebih dari 40 tahun, motor ini tetap punya daya tarik yang kuat di mata penggemar otomotif seluruh dunia.


7. Penutup: Ikon yang Tak Lekang oleh Waktu

Bisa dibilang, Honda CBX1000 adalah motor yang melampaui zamannya. Enam silinder, performa tinggi, desain menawan, dan status legendaris bikin motor ini tetap hidup di hati para kolektor dan penggemar motor klasik.

Kalau kamu penggemar motor lawas dan punya kesempatan buat lihat langsung CBX1000, sempatin deh. Karena motor ini bukan cuma besi dan mesin — tapi juga sejarah hidup dunia otomotif.

HD Screamin’ Eagle Road King: Edisi Langka dan Berotot

2008 Harley-Davidson Screamin' Eagle Road King-ONLY $18,495!!

Road King yang Memukau

Motor Harley-Davidson mercedes saigon selalu dikenal dengan desainnya yang tangguh dan suara mesin yang khas. Namun, ada satu model yang menonjol dan punya tempat khusus di hati para penggemar motor besar: Harley-Davidson Screamin’ Eagle Road King. Sebagai edisi langka yang hanya diproduksi terbatas, motor ini tidak hanya menawarkan tampilan menawan tetapi juga performa mesin yang berotot. Apa saja yang membuat Road King Screamin’ Eagle begitu istimewa? Mari kita telusuri lebih dalam.


Sejarah Singkat: Evolusi Road King

Sebelum kita masuk ke spesifikasi dan fitur yang ada di Harley-Davidson Screamin’ Eagle Road King, ada baiknya kita mengenal sedikit sejarah tentang model Road King. Road King pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 sebagai salah satu model touring. Dengan ciri khas body besar dan kenyamanan untuk perjalanan jarak jauh, Road King dengan cepat menjadi favorit di kalangan pengendara Harley. Tapi, seperti kebanyakan model Harley lainnya, Road King terus berevolusi. Screamin’ Eagle adalah label khusus yang diberikan pada motor Harley yang telah mendapatkan peningkatan performa dan kualitas. Itu sebabnya Road King Screamin’ Eagle merupakan pilihan yang sangat dicari.


Desain dan Tampilan yang Menawan

Salah satu alasan utama mengapa Harley-Davidson Screamin’ Eagle Road King begitu menarik adalah desainnya yang memikat. Dengan kombinasi antara gaya klasik Harley dan elemen modern, motor ini terlihat sangat elegan dan berotot. Warna yang digunakan pada motor ini umumnya memiliki kesan mewah, seperti biru metalik atau hitam pekat dengan aksen krom yang membuatnya semakin menonjol di jalanan.

Pada bagian depan, lampu depan dengan desain bulat yang ikonik menambah kesan vintage, sementara rangka yang kuat dan fairing depan memberikan tampilan yang lebih aerodinamis. Selain itu, tangki bahan bakar besar dan tempat duduk nyaman membuat perjalanan jauh menjadi lebih menyenangkan.


Mesin Berotot yang Tangguh

Saat bicara soal Harley-Davidson, performa mesin tentu menjadi hal yang tak bisa dilewatkan. Screamin’ Eagle Road King dipersenjatai dengan mesin V-Twin 114 inci kubik, yang dikenal dengan akselerasi halus namun sangat bertenaga. Mesin ini memberikan power yang cukup besar, menjadikannya ideal untuk perjalanan jarak jauh atau bahkan cruising di jalanan bebas hambatan.

Selain itu, teknologi Screamin’ Eagle juga mengoptimalkan sistem pembuangan dan pendinginan, membuat mesin motor lebih efisien dan tahan lama. Ditambah dengan sistem pengendalian yang responsif, motor ini benar-benar bisa diandalkan dalam berbagai kondisi.


Fitur dan Teknologi Canggih

Meskipun model Harley-Davidson Screamin’ Eagle Road King ini mengusung desain klasik, namun tak ketinggalan dengan teknologi modern. Beberapa fitur canggih seperti sistem infotainment Boom! Box yang memudahkan pengendara mengakses musik, navigasi, dan informasi kendaraan langsung dari layar sentuh, membuat perjalanan semakin menyenangkan. Selain itu, teknologi keselamatan seperti ABS dan kontrol traksi juga memastikan kenyamanan dan keamanan pengendara.

Suspensi yang bisa diatur ketinggiannya menambah kenyamanan berkendara, terutama saat melewati jalanan bergelombang atau medan yang lebih sulit.


Keterbatasan Edisi dan Nilai Koleksi

Sebagai model edisi terbatas, Harley-Davidson Screamin’ Eagle Road King tidak hanya menjadi pilihan kendaraan, tetapi juga barang koleksi yang bernilai tinggi. Karena produksinya terbatas, setiap unit motor ini memiliki nilai lebih di pasar sekunder. Penggemar Harley yang ingin memiliki motor edisi langka dan penuh karakter pasti akan sangat mempertimbangkan untuk memilikinya.

Bukan hanya kualitas dan desainnya yang membuatnya spesial, tetapi juga eksklusivitasnya. Jika Anda beruntung bisa mendapatkan Screamin’ Eagle Road King, Anda tidak hanya mendapatkan motor berkualitas tinggi, tetapi juga sebuah karya seni yang bernilai.


Harga dan Ketersediaan

Untuk mendapatkan Harley-Davidson Screamin’ Eagle Road King, Anda harus siap merogoh kocek dalam-dalam. Harga motor ini bisa bervariasi tergantung tahun produksi dan kondisi unitnya, tetapi biasanya berkisar di atas angka Rp 800 juta. Tentu saja, harga tersebut sebanding dengan kualitas dan eksklusivitas yang ditawarkan. Mengingat terbatasnya jumlah unit, motor ini bukanlah pilihan yang mudah ditemukan di dealer biasa. Sebagian besar unitnya dijual melalui dealer resmi Harley-Davidson atau pasar motor bekas.


Kesimpulan: Pilihan Terbaik Bagi Penggemar Motor Besar

Dengan desain menawan, performa mesin yang luar biasa, dan teknologi modern yang melengkapinya, Harley-Davidson Screamin’ Eagle Road King adalah pilihan sempurna bagi Anda yang menginginkan lebih dari sekadar motor biasa. Sebagai motor edisi terbatas yang sangat dicari, tidak heran jika motor ini menjadi impian banyak pengendara motor besar. Jika Anda memiliki kesempatan untuk memilikinya, jangan ragu untuk menjadikan motor ini bagian dari koleksi Anda.

Bimota DB1SR: Rancangan Eksklusif dengan DNA Ducati

1987 Bimota DB1SR For Sale At Auction - Mecum Auctions

Bimota dan Ducati, Kolaborasi yang Bikin Kagum

Kalau kamu pecinta motor klasik dan langka, pasti nama Bimota https://mercedes-saigon.com/ udah nggak asing lagi. Pabrikan motor asal Italia ini dikenal dengan desain motor yang nggak biasa dan eksklusif. Salah satu hasil karyanya yang paling keren adalah Bimota DB1SR. Motor ini nggak cuma sekadar indah, tapi juga punya DNA Ducati yang jadi jantung performanya. Kombinasi dua nama besar ini jelas bikin DB1SR jadi incaran kolektor dan pencinta motor sejati.


Sejarah Singkat: Dari Ide Gila Jadi Motor Ikonik

Bimota DB1 pertama kali diperkenalkan di tahun 1985. Tapi versi yang lebih buas, yaitu DB1SR, hadir nggak lama setelahnya dengan beberapa ubahan yang bikin motor ini makin garang. Mesin yang dipakai adalah Ducati L-Twin 750cc, tapi bukan cuma itu yang bikin beda. Rangkanya, desain bodi, sampai suspensi semua dibuat dengan presisi tinggi khas Bimota.

Di zamannya, DB1SR ini bener-bener jadi motor sport handmade yang penuh karakter. Produksinya juga terbatas banget, jadi jangan heran kalau sekarang nilainya bisa tembus ratusan juta rupiah.


Desain: Kecil, Ramping, Tapi Bikin Mupeng

Kalau dilihat sekilas, DB1SR ini kelihatan kecil dan ramping, tapi justru itu kelebihannya. Desainnya kompak, dan terlihat agresif dari segala sudut. Fairing menyatu dari depan sampai belakang, bikin kesan aerodinamis dan futuristik (di zamannya). Tangkinya menyatu sama jok dan bodi belakang, memberikan siluet unik yang nggak ada duanya.

Warna khasnya? Merah-putih dengan aksen hijau. Khas Italia banget. Dan jangan lupakan rangka trellis tubular yang jadi ciri khas Bimota, bikin motor ini kelihatan ringan tapi kuat.


Mesin Ducati: Tenaga Buas dari Jantung L-Twin

Salah satu daya tarik utama DB1SR adalah mesinnya. Yup, dia pakai mesin Ducati Desmodromic 750cc L-Twin. Mesin ini terkenal karena performanya yang stabil, suaranya yang ngebass, dan tentu saja torsi yang mantap buat ukuran motor tahun 80-an.

Tenaga yang dihasilkan sekitar 75 hp – cukup buat ngebut di jalanan atau sekadar pamer di acara komunitas motor klasik. Dan karena ini mesin Ducati, kamu juga dapat karakter yang khas: liar tapi elegan.


Performa dan Handling: Lincah di Tikungan, Stabil di Kecepatan Tinggi

Nggak cuma keren buat dilihat, DB1SR juga asik banget buat dikendarai. Bobotnya ringan, cuma sekitar 160 kg, bikin motor ini lincah banget. Suspensi depan-belakang dibuat dengan kualitas tinggi, cocok buat jalan berliku atau ngebut di sirkuit.

Sistem pengereman juga udah pakai cakram ganda di depan, dan satu di belakang. Jadi walaupun ini motor tahun 80-an, sistem safety-nya masih bisa diandalkan.


Kenapa Langka? Ini Motor Buat Kolektor Serius

Bimota DB1SR nggak diproduksi massal. Bahkan katanya, versi SR yang paling high-performance cuma dibuat kurang dari 150 unit di seluruh dunia. Artinya? Motor ini bener-bener langka, apalagi dalam kondisi orisinil.

Karena itu, sekarang DB1SR lebih sering nongkrong di garasi kolektor dibanding dipakai harian. Kalau kamu nemu yang dijual, siap-siap rogoh kocek dalam – dan pastikan suratnya lengkap!


Kesimpulan: DB1SR, Motor Klasik dengan Nilai Seni Tinggi

Bimota DB1SR bukan motor sembarangan. Dia bukan cuma soal performa, tapi juga soal cerita, sejarah, dan seni. Buat kamu yang suka motor klasik, punya DB1SR itu kayak punya lukisan langka – bukan cuma buat dilihat, tapi juga dinikmati.

Dengan mesin Ducati yang legendaris dan desain eksklusif khas Bimota, DB1SR adalah perwujudan motor impian yang nggak lekang oleh waktu.

Britten Aero-D Zero: Prototipe Unik yang Jarang Diketahui

Britten | Katalog motocyklů a motokatalog na Motorkáři.cz

Apa sih Britten Aero-D Zero Itu?

Kalau kamu pecinta dunia motor, nama Britten https://mercedes-saigon.com/ mungkin udah nggak asing lagi. Tapi pernah dengar Britten Aero-D Zero? Nah, ini dia salah satu prototipe motor paling langka dan unik yang pernah dibuat. Motor ini bukan cuma keren, tapi juga punya nilai sejarah yang luar biasa, karena jadi bagian dari perjalanan inovasi yang nggak biasa dari John Britten, seorang insinyur jenius asal Selandia Baru.


Awal Mula Munculnya Ide Gila Ini

John Britten terkenal dengan pendekatannya yang nyeleneh tapi jenius. Di tahun 90-an, dia bikin gebrakan lewat motor balap Britten V1000 yang sukses bikin geger dunia balap. Tapi jauh sebelum itu, ternyata dia udah lebih dulu bikin Aero-D Zero – sebuah motor eksperimental yang dirancang untuk mengetes berbagai teori aerodinamika dan sasis alternatif.

Motor ini bisa dibilang bukan untuk dijual atau dibalap, tapi jadi semacam “laboratorium berjalan”. Makanya, bentuknya juga aneh dan nggak umum. Tapi justru itu yang bikin motor ini menarik buat para kolektor dan pecinta sejarah otomotif.


Desain yang Nggak Umum Tapi Penuh Eksperimen

Kalau dilihat sekilas, kamu mungkin bakal mikir kalau Aero-D Zero ini bentuknya aneh. Tapi semua bagian dari desain motor ini punya tujuan. Misalnya:

  • Fairing depan yang super ramping, dibuat buat mengurangi hambatan angin

  • Suspensi depan dan belakang bukan pakai sistem konvensional

  • Sasis utama berbahan serat karbon buatan tangan

Ini semua bagian dari eksperimen Britten untuk memahami gimana motor bisa lebih cepat, lebih stabil, dan lebih ringan. Dulu teknologi kayak gini belum umum banget, jadi bisa dibilang Britten udah berpikir jauh ke depan.


Hanya Ada Satu di Dunia

Yang bikin Aero-D Zero makin spesial adalah cuma ada satu unit di seluruh dunia. Bener-bener langka. Motor ini sekarang disimpan dan dirawat oleh Britten Motorcycle Company sebagai bagian dari warisan dan sejarah mereka.

Karena prototipe ini nggak pernah dijual ke publik dan nggak digunakan di lintasan balap besar, banyak orang bahkan nggak tahu soal keberadaannya. Tapi buat yang ngerti sejarah motor, ini bener-bener permata tersembunyi.


Teknologi yang Jadi Cikal Bakal Britten V1000

Banyak teknologi dan ide yang diuji coba di Aero-D Zero akhirnya jadi dasar untuk pengembangan Britten V1000, motor legendaris yang sukses di arena balap dunia.

Contohnya:

  • Suspensi yang terpisah dari sasis utama

  • Penempatan radiator di bawah jok

  • Penggunaan bahan ringan dan kuat kayak karbon

Jadi meskipun Aero-D Zero nggak terkenal kayak saudaranya, dia tetap punya peran penting dalam evolusi desain motor modern.


Kenapa Motor Ini Layak Dikenal?

Di dunia otomotif, kita sering cuma kenal produk akhir yang sukses. Tapi jarang ada yang tahu gimana proses di balik layar, termasuk kegagalan, eksperimen, dan prototipe yang nggak pernah rilis. Britten Aero-D Zero adalah contoh nyata gimana proses kreatif bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Motor ini bukan cuma kendaraan, tapi juga simbol dari semangat inovasi, keberanian untuk beda, dan kecintaan terhadap teknik. Buat kamu yang suka motor bukan cuma dari sisi kecepatan, tapi juga sejarah dan teknologi, Aero-D Zero jelas patut kamu kenal.


Penutup: Warisan yang Terus Hidup

Meski John Britten sudah lama meninggal dunia, warisannya masih terasa sampai sekarang. Aero-D Zero adalah salah satu bukti nyata bahwa kreativitas tanpa batas bisa melahirkan sesuatu yang luar biasa — bahkan jika nggak pernah diproduksi massal.

Motor ini memang cuma satu, tapi ceritanya menginspirasi banyak orang. Mungkin bukan motor yang bisa kamu beli atau kendarai, tapi Aero-D Zero tetap jadi bagian penting dari cerita motor dunia.

Yamaha GTS1000: Teknologi Futuristik dalam Jumlah Terbatas

Yamaha GTS 1000: The forkless wonder - Old Bike Australasia

1. Pengenalan Yamaha GTS1000

Buat kamu yang suka motor beda dari yang lain, Yamaha GTS1000 mercedes-saigon.com bisa jadi bikin kamu jatuh hati. Motor ini keluar di tahun 1993 dan langsung jadi pusat perhatian gara-gara desain dan teknologinya yang jauh di depan zamannya. GTS1000 bukan sekadar motor touring biasa — dia adalah motor yang nyeleneh tapi keren banget.

Cuma diproduksi dalam jumlah terbatas, motor ini sekarang jadi buruan kolektor. Jadi bukan cuma soal performa, tapi juga soal eksklusivitas.


2. Desain yang Nggak Mainstream

Kalau pertama kali lihat GTS1000, pasti kamu bakal langsung sadar kalau ini bukan motor biasa. Bagian depan motor ini nggak pakai garpu teleskopik kayak motor lain. Sebagai gantinya, Yamaha pakai sistem suspensi hub-center steering, yang biasanya cuma ada di motor konsep atau balap eksperimental.

Desain ini bikin tampilan motor kelihatan futuristik banget, bahkan sampai sekarang masih kelihatan canggih. Bagian fairing-nya juga aerodinamis, cocok buat touring jarak jauh sambil tetap kelihatan sporty.


3. Teknologi yang Duluan Jauh

Yamaha GTS1000 bisa dibilang motor yang terlalu cepat lahir. Di tahun 90-an, fitur-fitur yang dibawa motor ini masih jarang banget ditemuin. Bayangin aja, motor ini udah punya:

  • Sistem ABS (Anti-lock Braking System)

  • Fuel Injection

  • Rem depan cakram tunggal besar dengan kaliper 6 piston

  • Single-sided swingarm

  • Speed sensor dan sistem kontrol elektronik lainnya

Semua teknologi ini sekarang jadi standar di banyak motor modern, tapi GTS1000 udah pakai dari dulu. Gila, kan?


4. Performa Mesin yang Nggak Kalah Kencang

Di balik desain dan teknologinya, GTS1000 juga punya mesin yang nggak bisa dianggap remeh. Ditenagai mesin 1002cc 4-silinder dari Yamaha FZR1000, motor ini punya tenaga sekitar 100 hp. Walaupun tenaganya nggak seagresif motor sport masa kini, tapi buat touring dan cruising, ini udah lebih dari cukup.

Akselerasinya halus, suara mesinnya mantap, dan handling-nya juga stabil berkat suspensi depannya yang unik. Cocok banget buat rider yang suka kenyamanan tapi tetap pengen gaya.


5. Kenapa GTS1000 Jadi Motor Langka?

Yamaha cuma produksi GTS1000 dalam waktu singkat, dari tahun 1993 sampai 1996. Salah satu alasannya karena harga jualnya waktu itu tergolong mahal, dan pasar belum siap nerima desain serta teknologi yang “terlalu maju”.

Akhirnya, motor ini kurang laku di pasaran dan dihentikan produksinya. Tapi sekarang, justru karena kelangkaannya itu, GTS1000 jadi rebutan para kolektor dan pencinta motor klasik.


6. Cocok Buat Siapa Sih Motor Ini?

Kalau kamu kolektor motor atau suka motor unik yang beda dari pasaran, GTS1000 adalah pilihan yang tepat. Motor ini bukan cuma enak dilihat dan nyaman dikendarai, tapi juga punya nilai sejarah tinggi.

Buat anak motor yang hobi nongkrong di acara motor antik atau pameran, punya GTS1000 pasti bikin kamu jadi pusat perhatian.


7. Penutup: Motor yang Terlalu Canggih untuk Masanya

Yamaha GTS1000 adalah contoh nyata kalau kadang teknologi yang terlalu maju malah bisa bikin produk nggak dipahami pasar. Tapi sekarang, GTS1000 justru jadi bukti kejeniusan desain dan visi Yamaha.

Kalau kamu bisa dapetin motor ini, selamat! Kamu nggak cuma punya kendaraan, tapi juga bagian dari sejarah otomotif yang nggak semua orang bisa punya.


Kesimpulan SEO (Meta):

Yamaha GTS1000 adalah motor sport touring langka yang mengusung teknologi futuristik seperti ABS dan hub-center steering. Desain unik dan produksinya yang terbatas menjadikannya motor koleksi incaran.

HD Shovelhead FX Super Glide: Koleksi Langka dari Era Lama

1980 Harley Davidson FXE-1200 Superglide Shovelhead

Motor Legendaris yang Masih Bikin Jatuh Cinta

Siapa sih yang nggak kenal Harley-Davidson mercedes-saigon.com ? Tapi nggak semua orang tahu soal Shovelhead FX Super Glide, motor yang bisa dibilang jadi salah satu harta karun dari masa lalu. Bukan cuma karena tampilannya yang gagah, tapi juga karena sejarah dan keunikan mesinnya yang bikin motor ini diburu kolektor.


1. Awal Mula Lahirnya FX Super Glide

Motor ini pertama kali keluar tahun 1971, hasil ide gila dari Willie G. Davidson, cucu pendiri Harley-Davidson. Waktu itu dia coba gabungin rangka motor touring FL dengan gaya chopper Sportster. Hasilnya? FX Super Glide, yang dianggap sebagai salah satu motor “custom pabrikan” pertama di dunia.

Gaya ini langsung mencuri perhatian. FX Super Glide bikin orang-orang bisa tampil beda tanpa perlu modifikasi besar-besaran. Simpel, tapi tetap keren.


2. Apa Itu Mesin Shovelhead?

Nama “Shovelhead” sendiri diambil dari bentuk kepala silindernya yang mirip sekop. Mesin ini dipakai dari tahun 1966 sampai 1984. Di masanya, Shovelhead dianggap punya tenaga yang lebih besar dibanding pendahulunya, Panhead.

Mesin V-Twin 1200cc atau 1340cc ini punya suara khas “potato-potato” yang jadi ciri khas Harley banget. Tapi yang bikin motor ini dicari bukan cuma mesinnya, tapi juga karena umur dan orisinalitasnya. Kalau masih orisinil, harganya bisa melambung tinggi.


3. Desain Klasik yang Nggak Pernah Mati Gaya

Desain FX Super Glide itu sederhana tapi sangar. Tangki bensin model “boat tail”, spakbor unik, dan stang tinggi bikin tampilannya beda dari motor lain di zamannya. Walau desain boat tail ini sempat nggak disukai, sekarang malah jadi nilai historis tinggi.

Bagian favorit banyak orang adalah posisi duduknya yang nyaman, cocok buat jalan jauh, tapi tetap kelihatan gagah buat mejeng.


4. Kenapa Motor Ini Jadi Incaran Kolektor?

Jawabannya simpel: langka dan bersejarah. FX Super Glide bukan motor yang diproduksi massal kayak model Harley lainnya. Ditambah lagi, banyak yang udah rusak atau dimodifikasi, jadi yang masih orisinil itu benar-benar langka.

Buat kolektor, punya FX Super Glide itu kayak punya lukisan klasik. Harganya bisa ratusan juta, tergantung kondisi dan keaslian parts-nya.


5. Merawat FX Super Glide, Bukan Sekadar Hobi

Punya motor klasik kayak gini nggak bisa sembarangan. Perlu perawatan ekstra, apalagi spare part-nya udah langka. Tapi buat penggemar sejati, itu justru bagian dari keseruannya.

Ada komunitas khusus pecinta Harley klasik yang siap bantu cari part, kasih tips, bahkan ketemuan buat touring bareng. Jadi bukan cuma soal motor, tapi juga soal gaya hidup dan persaudaraan.


6. FX Super Glide di Pasar Motor Klasik Indonesia

Di Indonesia, motor ini udah jarang banget keliatan di jalan. Kebanyakan disimpan rapi di garasi kolektor atau dipajang di event otomotif. Tapi minatnya tetap tinggi, terutama dari penggemar motor klasik yang ngerti nilai sejarah.

Harga pasaran FX Super Glide orisinil bisa tembus Rp500 juta lebih, tergantung tahun dan kondisi. Ada juga yang dijual dalam kondisi proyek, buat yang mau restorasi dari nol.


7. Penutup: Bukan Sekadar Motor, Tapi Warisan Budaya

FX Super Glide itu bukan cuma tunggangan, tapi simbol dari zaman di mana motor dibuat dengan jiwa. Desainnya, suaranya, dan feel-nya itu beda banget dari motor modern. Nggak heran kalau motor ini disebut-sebut sebagai salah satu Harley paling ikonik sepanjang masa.

Honda RC30 VFR750R: Juara Dunia yang Jadi Harta Karun

Honda VFR750R (RC30), The Ultimate Legendary 750cc ! – ENOANDERSON –  Motorbike

Buat kamu yang suka motor balap, nama Honda RC30 VFR750R mercedes-saigon.com pasti nggak asing. Motor ini bukan cuma tampil keren, tapi punya sejarah panjang di dunia balap. Diluncurkan akhir 80-an, RC30 memang dibuat khusus untuk balapan kelas World Superbike Championship (WSBK). Tapi yang bikin spesial, motor ini juga bisa kamu pakai di jalanan!

Honda memang sengaja bikin RC30 sebagai homologation special—artinya, motor balap yang dijual ke umum supaya bisa ikut balapan resmi. Jadi, nggak heran kalau RC30 punya DNA sirkuit, tapi masih legal buat dipakai harian.


Desain Simpel Tapi Penuh Karakter

Kalau dilihat sekilas, desain Honda RC30 ini kelihatan sederhana. Tapi justru itu yang bikin dia beda. Lekukan bodinya halus, fairing depannya khas motor balap era 80-90an, dan kombinasi warna merah-putih-biru ala Honda Racing bikin dia makin ikonik.

Tangki bensin yang ramping, single-seat belakang, serta swingarm tunggal (single-sided) bikin tampilannya makin sporty dan elegan. Sampai sekarang, desainnya masih dipuji dan jadi referensi banyak motor modern.


Mesin V4 yang Nggak Main-Main

Di balik fairingnya, RC30 dibekali mesin V4 748cc, DOHC, 16 valve. Mesin ini dibuat langsung oleh HRC (Honda Racing Corporation), yang artinya kualitasnya udah nggak usah diragukan lagi.

Tenaganya bisa tembus 118 hp, dan limiter-nya sampai 12.500 RPM—gila banget buat motor tahun 80-an! Suara khas V4-nya juga bikin merinding. Akselerasinya galak, tapi tetap smooth. Kombinasi performa dan suara ini bikin pengalaman naik RC30 benar-benar beda.


Suspensi dan Rem: Serius Buat Balapan

Honda nggak main-main waktu ngebangun RC30. Suspensi depan pakai Showa 43mm dan belakangnya juga adjustable. Jadi buat kamu yang suka cornering atau ngebut di sirkuit, motor ini stabil banget.

Remnya pun udah pakai cakram ganda di depan dan cakram tunggal di belakang. Handling-nya ringan, tapi presisi. Buat ukuran motor tua, ini luar biasa.


Prestasi Balap yang Mengangkat Nama

RC30 bukan cuma ganteng dan kencang, tapi juga punya catatan balap yang luar biasa. Motor ini pernah juara World Superbike Championship pertama tahun 1988 bareng Fred Merkel.

Selain itu, RC30 juga menang di ajang Isle of Man TT dan Endurance World Championship. Jadi, ini bukan cuma motor biasa—tapi benar-benar juara dunia di zamannya.


Sekarang Jadi Motor Koleksi Super Langka

Karena cuma diproduksi terbatas, sekarang RC30 termasuk motor langka. Produksinya hanya sekitar 3.000 unit di seluruh dunia. Buat kolektor, ini udah kayak emas dalam bentuk motor.

Harganya? Jangan tanya. Bisa ratusan juta sampai miliaran, tergantung kondisi. Kalau masih orisinil dan minim kilometer, udah pasti rebutan.


Perawatan Butuh Ekstra, Tapi Worth It

Namanya juga motor tua dan langka, pasti perawatannya butuh effort lebih. Suku cadangnya nggak sembarangan, dan nggak semua bengkel bisa tangani.

Tapi buat pecinta sejati, itu bukan masalah. Justru jadi tantangan yang seru. Rawat RC30 kayak rawat mobil klasik—perlu perhatian ekstra, tapi hasilnya memuaskan.


Kesimpulan: RC30 Bukan Sekadar Motor

Honda RC30 VFR750R itu bukan cuma kendaraan, tapi simbol kejayaan Honda di dunia balap. Desainnya timeless, mesinnya bertenaga, dan prestasinya bikin bangga.

Buat kamu yang ngerti motor, RC30 adalah harta karun yang nggak ternilai. Apalagi kalau masih dalam kondisi mulus, itu udah kayak karya seni di atas dua roda.

Kalau suatu saat kamu nemu RC30 dijual, dan punya dana serta passion, ambil! Karena motor ini bukan cuma buat dikendarai, tapi juga buat dirawat, dinikmati, dan dibanggakan.

Benelli 750 Sei: Tunggangan Enam Silinder yang Kini Langka

Nostalgia Benelli Sei 750, Motor 6-Silinder Produksi Massal Pertama di  Dunia yang Sarat Kontroversi - Gridoto

Kenalan Dulu Sama Benelli 750 Sei

Kalau ngomongin motor langka dan bersejarah, Benelli 750 Sei mercedes-saigon.com pasti masuk daftar teratas. Motor ini bukan cuma sekadar kendaraan, tapi bagian dari sejarah otomotif dunia, khususnya dari Italia. Pertama kali muncul tahun 1972, motor ini langsung jadi sorotan karena satu hal yang bikin dia beda banget: enam silinder segaris di motor! Yup, waktu itu, belum ada pabrikan lain yang bikin motor massal dengan mesin segila ini.

Desain Klasik yang Gagah dan Beda Sendiri

Dari segi tampilan, Benelli 750 Sei punya gaya khas tahun 70-an banget. Tangki bahan bakarnya besar, garis-garis bodinya kaku tapi berkarakter, dan jangan lupa, knalpot tiga kiri dan tiga kanan yang jadi ciri khas. Motor ini punya aura maskulin dan elegan dalam waktu yang bersamaan.

Orang-orang yang suka motor klasik biasanya langsung jatuh hati sama desainnya. Nggak heran kalau sekarang, motor ini sering jadi bintang pameran atau koleksi pribadi yang nilainya bisa selangit.

Performa Mesin Enam Silinder yang Nggak Main-Main

Waktu itu, mesin 6 silinder di motor masih dianggap mimpi. Tapi Benelli berani ambil langkah. Mesin 750cc inline-six milik 750 Sei punya suara halus tapi nendang. Tenaganya sekitar 71 hp – cukup gede buat motor tahun segitu, bahkan masih bisa diadu sama motor modern dengan kapasitas serupa.

Akselerasinya mulus, suara mesinnya merdu, dan getarannya hampir nggak kerasa. Naik Benelli 750 Sei itu bukan cuma soal ngebut, tapi ngerasain seni dalam berkendara.

Motor Ini Sekarang Super Langka

Waktu pertama kali keluar, produksinya nggak banyak. Apalagi karena harga jualnya waktu itu juga tergolong tinggi. Sekarang, setelah lebih dari 50 tahun, jumlah unit yang masih utuh dan bisa jalan makin sedikit. Maka dari itu, motor ini jadi barang buruan kolektor.

Di Indonesia sendiri, motor ini sangat jarang ditemui. Kalau pun ada, biasanya sudah masuk kategori motor koleksi pribadi, lengkap dengan surat-surat antik dan histori panjang.

Nilai Historis yang Nggak Bisa Diabaikan

Selain desain dan mesin, yang bikin Benelli 750 Sei spesial adalah keberaniannya membuka jalan untuk teknologi baru. Motor ini bisa dibilang pelopor motor enam silinder produksi massal. Beberapa tahun kemudian, pabrikan Jepang seperti Honda ngikutin jejaknya dengan CBX1000.

Jadi, punya motor ini itu seperti punya potongan sejarah. Bukan cuma soal gaya, tapi juga tentang inovasi dan keberanian melawan arus.

Perawatan & Tantangan Punya Motor Klasik

Tentu, punya motor kayak gini nggak semudah motor harian biasa. Karena usianya udah tua, perawatan jadi PR penting. Suku cadang susah dicari, dan kalau rusak, kita butuh mekanik yang ngerti betul soal mesin klasik.

Tapi bagi para penggemar sejati, justru itu tantangannya. Merawat motor tua seperti Benelli 750 Sei adalah bagian dari hobi dan kepuasan tersendiri.

Kesimpulan: Motor Ini Bukan Sekadar Kendaraan

Benelli 750 Sei bukan motor sembarangan. Ia punya kombinasi desain, performa, dan sejarah yang bikin dia spesial. Buat para pecinta motor klasik, punya satu unit 750 Sei adalah seperti mimpi jadi nyata.

Kalau kamu nemu motor ini dijual dan kondisinya masih oke, itu seperti nemu harta karun. Karena makin ke sini, motor ini makin langka, makin mahal, dan makin berharga.